Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Pemuda (LDKP) dan Studi Lapangan Kewarganegaraan (SLK). Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mencetak kader pemimpin masa depan yang memiliki jiwa serta karakter berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Bahkan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai etika kepemimpinan dan manajemen organisasi selama acara berlangsung.
Pihak fakultas merancang program ini guna memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap teori yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan. Oleh karena itu, panitia mengombinasikan materi dalam ruangan dengan simulasi lapangan yang menantang kreativitas serta kerja sama tim. Dosen pendamping ingin memastikan bahwa setiap lulusan PPKn Untika Luwuk mampu menjadi teladan moral yang baik bagi masyarakat luas.
Penanaman Nilai Kebangsaan dan Karakter
Para narasumber memberikan materi mendalam mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Selain itu, mahasiswa belajar cara mengambil keputusan yang bijak dengan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat. Sebab, pemimpin Pancasila harus mampu merangkul semua golongan tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.
Akibatnya, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti diskusi kelompok mengenai isu-isu kebangsaan terkini. Namun, panitia tetap memberikan batasan-batasan etika agar diskusi berjalan secara sehat dan tidak keluar dari koridor akademik. Selanjutnya, hasil dari studi lapangan ini akan menjadi laporan ilmiah bagi setiap kelompok sebagai syarat kelulusan kegiatan.
Praktik Lapangan dan Kepedulian Sosial
Kegiatan SLK mengarahkan para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan warga sekitar guna memotret realitas sosial di lapangan. Bahkan, mereka melakukan bakti sosial sederhana sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat di lokasi kegiatan. Oleh sebab itu, keterlibatan langsung ini melatih kepekaan sosial serta rasa empati mahasiswa terhadap permasalahan rakyat kecil.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Oleh karena itu, latihan kepemimpinan ini sangat krusial,” ujar salah satu dosen senior PPKn Untika.
Selanjutnya, panitia akan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan kepemimpinan para mahasiswa setelah mereka kembali ke kampus. Dengan demikian, semangat Pancasila yang mereka pelajari dapat terus berkembang dalam aktivitas organisasi kemahasiswaan sehari-hari.
Baca juga:Taman Kota Luwu Disulap Jadi Dermaga Pribadi, Warga Protes
Menuju Generasi Emas yang Berkarakter
Untika Luwuk terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pertumbuhan karakter positif bagi seluruh mahasiswanya. Sebab, masa depan daerah Banggai dan Indonesia berada di tangan pemuda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air. Oleh karena itu, program LDKP dan SLK ini akan menjadi agenda rutin tahunan yang terus mengalami penyempurnaan kualitas.
Berikut adalah poin-poin utama kegiatan LDKP & SLK Untika:
-
Kepemimpinan Etis: Fokus pada pengembangan gaya kepemimpinan yang jujur, amanah, dan transparan.
-
Aksi Lapangan: Terjun langsung ke desa-desa untuk melakukan observasi nilai-nilai kewarganegaraan di masyarakat.
-
Penguatan Ideologi: Membedah butir-butir Pancasila agar dapat teraplikasi dalam kehidupan berorganisasi.
Meskipun demikian, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemauan individu mahasiswa untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Sebagai penutup, langkah Untika Luwuk dalam membekali mahasiswanya dengan jiwa Pancasila patut mendapatkan apresiasi dari semua pihak. Dengan demikian, kita semua dapat berharap munculnya pemimpin-pemimpin baru yang amanah dari rahim universitas di Kota Luwuk ini.



